Jodoh…


Seorang teman pernah bertanya, “Tau nggak doa biar cepat dapet jodoh?”
Bukan tanpa sebab musabab dia bertanya seperti itu, itu karena beberapa kali ia gagal menjemput calon-nya. Sekarang sepertinya ia telah siap untuk meminang calon-nya, namun calonnya belum kunjung datang sampai saat ini.
Ditanya seperti itu, apa jawaban saya? Saya jawab, “Nggak ada, pakai bahasa sendiri saja doa-nya”

Terkesan jawaban asal namun itu kenyataannya, saya sendiri saja tidak tahu doa-doa khusus menjemput jodoh. Namun saya yakin bahwa dengan doa yang khusyuk dan dengan hati suci, Insya Allah doa akan tersampaikan pada-Nya dan jika menurut-Nya seorang hamba telah siap diberi amanah membina rumah tangga, Insya Allah akan diberikan seorang pasangan hidup terbaik dari sisi-Nya.
Klise sih kata-kata saya tapi memang itu kata-kata sakti saya.

Tagline saat ini yang sedang hits “selagi menunggu datangnya jodoh, pantaskan diri hingga hanya yang terbaik yang datang”

Nah kan, daripada galau-galau, mellow-mellow nggak jelas mending pantaskan diri hingga tiba masanya hanya yang terbaik yang datang.

Teringat seminar Ippho Santoso pertengahan tahun 2012 lalu, bagaimana ia memantaskan dirinya hingga akhirnya jodohnya datang. Ia share bahwa saat itu ia ingin sekali mendapatkan seorang istri lalu ia melihat dirinya apakah sudah siap jika ia memiliki istri. Ditengoklah tempat tidurnya, ternyata tempat tidurnya hanya muat untuk satu orang, lalu bagaimana ia mau mengundang istri jika tempat tidurnya saat ini hanya cukup ditempati oleh satu orang. Ia-pun kemudian menggantinya dengan tempat tidur double yang muat untuk dua orang. Kemudian ia lihat lagi kondisi kamarnya yang masih bisa dikatakan cukup berantakan. Ia rapikan kamarnya, sambil bergumam, “perempuan suka yang indah dan ia suka bunga”. Maka ditaruhlah bunga di kamarnya sebagai penghias. Tidak hanya itu, ia lakukan hal-hal lainnya untuk menjemput jodohnya. Jika Allah SWT merasa bahwa ia telah siap maka Allah berkuasa untuk mengirimkannya calon istri dan akhirnya melalui perantara ia bertemu dengan calon istrinya dan akhirnya menjadi istrinya (mohon maaf Mas Ippho kalau ada cerita yang tidak sesuai : D )

Penghambat jodoh itu biasanya datang dari diri sendiri makanya pantaskan diri untuk siap menjadi istri/ suami kelak.

merpati
Lalu apa doa saya untuk seorang jodoh dari-Nya. Seorang teman (EM) mengajarkan doa seperti ini:
“Ya Allah, Cintakanlah aku pada dia yang benar mencintai-Mu”
“Cintakanlah aku pada dia yang benar mencintaiku dan keluargaku”
“Cintakanlah aku pada dia yang mencintai keluarganya”
“Cintakanlah aku pada dia yang menjadikanku Makmumnya”
“Ya Allah, Berikanlah pasangan terbaik dari sisi-Mu yang dapat menjadi pasangan bagi agama, dunia, dan akhiratku”
…Aamiin Ya Robbal Alamiin…

Allah itu Maha Bijaksana, Dia akan memberikan kita jodoh (suami/istri) pada saat dan waktu yang tepat.

Bersabarlah dan bertawakal-lah teman :)