Jodoh Urusan Allah


Jodoh itu urusan Allah SWT. Sudah dicatat sejak awal kehidupan. Tetapi prinsipnya tetap satu dan satu itulah yang wajib dipahami: “Orang yang baik mendapat jodoh yang baik”

Hanya sekali-sekali saja Allah menguji orang yang baik mendapat pasangan hidup yang tidak baik seperti Nabi Luth mendapat isteri yang tidak baik dan Asiyah yang bersuamikan Firaun.

Apa hikmahnya hal tersebut?
Mungkin Allah hendak meninggikan lagi derajat orang baik ke derajat yang lebih tinggi.

Hikmah untuk manusia?
Jika takdirnya pahit untuk manusia, terimalah sebagai ujian. Apabila sudah berusaha menjadi orang yang baik dan telah menikah dengan pilihan yang menurutnya baik, tetapi jika ternyata takdirnya pasangan bermasalah maka bersabarlah.

Katakan pada diri bahwa itulah jalan yang ditentukan oleh Allah untuk mendapat Jannah-Nya. Maka rebutlah pahala sabar dan ridha Allah seperti Nabi Luth dan Nabi Ayyub atau kesabaran seorang isteri bernama Siti Asiah.

“Yang penting bukan siapa isterimu semasa kamu menikahinya, tetapi siapa dia setelah menikah denganmu”

Jadi, janji Allah tentang lelaki yang baik untuk wanita yang baik bukan hanya berlaku pada awal pernikahan, tetapi di pertengahan, penghujung dan malah sepanjang jalan menuju Jannah-Nya.

Aamiin Ya Robbal Alamiin

(sepenggal kisah dikutip dari http://pakarcinta.com/blog/jodoh-jodoh-jodoh-ada-apa-dengan-jodoh/)